PENGHITUNGAN PPh PASAL 21 DAN/ATAU PPh PASAL 26 ( Bagian Kedua )
PENGHITUNGAN
PEMOTONGAN PPh PASAL 21 TERHADAP PENGHASILAN PEGAWAI TETAP
Contoh soal ini diambil dari lampiran per 31 tahun 2012
I.2 DENGAN
GAJI MINGGUAN DAN GAJI HARIAN
Contoh-contoh
perhitungan berikut ini hanya berlaku bagi pegawai tetap (bukan pegawai tidak
tetap atau tenaga kerja lepas) yang gajinya dibayar secara mingguan atau
harian.
I.2.1 Marhentin
Ika, belum menikah, pada tahun 2012 bekerja sebagai pegawai tetap pada
Perusahaan PT Mahagoni Gemilang menerima gaji yang dibayar mingguan sebesar
Rp600.000,00. Penghitungan PPh Pasal 21 bulan minggu pertama bulan Agustus 2013
apabila dalam minggu tersebut hanya menerima penghasilan berupa gaji saja
adalah:
Gaji
|
|||
4 x Rp600.000,00
|
Rp
|
2.400.000,00
|
|
Pengurangan:
|
|||
Biaya Jabatan
|
|||
5% x Rp2.400.000,00
|
Rp
|
120.000,00
|
|
---------------------
|
|||
Penghasilan neto sebulan
|
Rp
|
2.280.000,00
|
|
Penghasilan neto setahun
|
|||
12 x Rp2.280.000,00
|
Rp
|
27.360.000,00
|
|
PTKP
|
|||
- untuk WP sendiri
|
Rp
|
24.300.000,00
|
|
---------------------
|
|||
Penghasilan Kena Pajak setahun
|
Rp
|
3.060.000,00
|
|
PPh Pasal 21
|
|||
5% x Rp3.060.000,00
|
= Rp
|
153.000,00
|
|
PPh Pasal 21 sebulan
|
|||
Rp153.000,00 : 12
|
= Rp
|
12.750,00
|
|
PPh Pasal 21 atas gaji/upah minggu pertama
|
|||
Rp12.750,00 : 4
|
= Rp
|
3.188,00
|
|
I.2.2 Heri
Herawan pegawai pada perusahaan PT Segara Hurip dengan memperoleh gaji mingguan
sebesar Rp1.000.000,00. Heri Herawan berstatus telah menikah dan mempunyai
seorang anak. PT Segara Hurip masuk program Jamsostek, premi Jaminan Kecelakaan
Kerja dan premi Jaminan Kematian dibayar oleh pemberi kerja dengan jumlah
masing-masing setiap bulan sebesar 1,00% dan 0,30% dari gaji. PT Segara Hurip
membayar iuran Jaminan Hari Tua setiap bulan sebesar 3,70% dari gaji dan Heri
Herawan membayar iuran pensiun Rp20.000,00 dan Jaminan Hari Tua sebesar 2,00%
dari gaji. Dalam minggu kedua pada bulan Agustus 2013 Heri Herawan hanya
memperoleh pembayaran berupa gaji saja sehingga penghitungan PPh Pasal 21 untuk
minggu kedua bulan Agustus adalah:
Penghasilan sebulan (4 x Rp1.000.000,00)
|
Rp
|
4.000.000,00
|
Premi Jaminan Kecelakaan Kerja
|
Rp
|
40.000,00
|
Premi Jaminan Kematian
|
Rp
|
12.000,00
|
---------------------
|
||
Penghasilan bruto
|
Rp
|
4.052.000,00
|
Pengurangan :
1.
Biaya
jabatan
5% x Rp4.052.000,00
|
Rp
|
202.600,00
|
||
2.
|
luran pensiun
|
Rp
|
20.000,00
|
|
3.
|
luran Jaminan Hari Tua
|
Rp
|
80.000,00
|
|
---------------------
|
||||
Rp
|
302.600,00
|
|||
---------------------
|
||||
Penghasilan neto sebulan adalah
|
Rp
|
3.749.400,00
|
||
Penghasilan neto setahun
|
||||
12 x Rp3.749.400,00
|
Rp
|
44.992.800,00
|
||
PTKP
|
||||
-
|
untuk wajib pajak
|
Rp
|
24.300.000,00
|
|
-
|
tambahan karena menikah
|
Rp
|
2.025.000,00
|
|
-
|
tambahan seorang anak
|
Rp
|
2.025.000,00
|
|
----------------------
|
||||
Rp
|
28.350.000,00
|
|||
---------------------
|
||||
Penghasilan Kena Pajak setahun
|
Rp
|
16.642.800,00
|
||
Pembulatan
|
Rp
|
16.642.000,00
|
||
5% x Rp16.642.000,00
|
= Rp
|
832.100,00
|
PPh Pasal 21 sebulan
|
||
Rp832.100,00 : 12
|
= Rp
|
69.342,00
|
PPh Pasal 21 minggu kedua
|
||
Rp69.342,00 : 4
|
= Rp
|
17.335,00
|
I.2.3 Nasrun
Bramantyo pada tahun 2013 bekerja sebagai pegawai tetap pada perusahaan PT Rejo
Indonusa dengan memperoleh gaji yang dibayar harian sebesar Rp150.000,00.
Nasrun Bramantyo kawin dan mempunyai seorang anak. PT Rejo Indonusa masuk
program Jamsostek, premi Jaminan Kecelakaan Kerja dan premi Jaminan Kematian
dibayar oleh pemberi kerja dengan jumlah masing- masing setiap bulan sebesar
1,00% dan 0,30% dari gaji. PT Rejo Indonusa membayar iuran Jaminan Hari Tua
setiap bulan sebesar 3,70% dari gaji dan Nasrun Bramantyo membayar iuran
pensiun Rp25.000,00 dan Jaminan Hari Tua sebesar 2,00% dari gaji.
Penghasilan sebulan (26 x Rp 150.000,00)
|
Rp
|
3.900.000,00
|
Premi Jaminan Kecelakaan Kerja
|
Rp
|
39.000,00
|
Premi Jaminan Kematian
|
Rp
|
11.700,00
|
---------------------
|
||
Penghasilan bruto
|
Rp
|
3.950.700,00
|
Pengurangan :
1.
Biaya
jabatan
5% x Rp3.950.700,00
|
Rp
|
197.535,00
|
|||
2.
|
luran pensiun
|
Rp
|
25.000,00
|
||
3.
|
luran Jaminan Hari Tua
|
Rp
|
78.000,00
|
||
---------------------
|
|||||
Rp
|
300.535,00
|
||||
---------------------
|
|||||
Penghasilan neto sebulan
|
Rp
|
3.650.165,00
|
|||
Penghasilan neto setahun
|
|||||
12 x Rp3.650.165,00
|
Rp
|
43.801.980,00
|
|||
PTKP :
|
|||||
- untuk wajib pajak
|
Rp
|
24.300.000,00
|
|||
- tambahan karena menikah
|
Rp
|
2.025.000,00
|
|||
- tambahan seorang anak
|
Rp
|
2.025.000,00
|
|||
---------------------
|
|||||
Rp
|
28.350.000,00
|
||||
---------------------
|
|||||
Penghasilan Kena Pajak setahun
|
Rp
|
15.451.980,00
|
|||
Pembulatan
|
Rp
|
15.451.000,00
|
|||
PPh Pasal 21 setahun
|
|||||
5% x Rp15.451.000,00 =
|
Rp
|
772.550,00
|
|||
PPh Pasal 21 sebulan
|
|||||
Rp772.550,00 : 12
|
=
|
Rp
|
64.379,00
|
||
PPh Pasal 21 sehari
|
|||||
Rp64.379,00 : 26
|
=
|
Rp
|
2.476,00
|
||
Comments
Post a Comment